0

Prediksi Jakarta akan “tenggelam” pada 27 Januari Tak Akan Terjadi

 

Jakarta, 20 Januari – Deputi Bidang Sains, Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Prof Dr Thomas Djamaluddin mengatakan prediksi Jakarta akan “tenggelam” pada 27 Januari, tampaknya tidak akan terjadi.

Data satelit cuaca menunjukkan Monsoon Index Australia yang menjadi penyebab utama berkumpulnya awan di sekitar Jakarta pada pertengahan Januari mulai melemah, demikian pula aktivitas pembentukan awan di Indonesia juga mulai tertekan.

Dengan demikian, peluang untuk curah hujan kumulatif yang tinggi, semakin menurun, kata Thomas, di Jakarta, Minggu (20/1/2013).

“Berita yang menyebut 27 Januari Jakarta bisa tenggelam karena saat itu sedang purnama, agak seram. Tetapi tampaknya tidak terjadi,” katanya.

Ia menjelaskan efek bulan purnama memang akan meningkatkan pasang air laut karena gravitasi bulan-matahari bersatu, namun purnama adalah peristiwa biasa yang terjadi setiap bulan.

“Masalah akan timbul kalau puncak pasang itu bersamaan dengan curah hujan kumulatif yang tinggi di Jakarta dan sekitarnya, sehingga air tertahan di daratan. Tetapi karena diperkirakan tak ada curah hujan kumulatif yang tinggi pada 27 Januari seperti pertengahan Januari lalu, Jakarta diperkirakan akan normal-normal saja,” katanya.

Monsoon (muson) adalah suatu pola sirkulasi angin yang berhembus secara periodik pada suatu periode (minimal 3 bulan) dan pada periode yang lain polanya akan berlawanan. Di Indonesia dikenal dengan 2 istilah yakni muson Asia dan muson Australia.

Banjir

Soal banjir 17 Januari lalu Djamal menyebut indikasinya bisa dilihat dari data satelit TRMM (Tropical Rainfall Measuring Mission) yang menunjukkan curah hujan secara kumulatif selama tiga hari cukup tinggi di sekitar Jakarta dan Bogor.

Pola angin di sekitar Jakarta pada pagi 17 Januari, lanjut dia, menjelaskan mengapa awan cenderung berkumpul di sekitar Jawa bagian Barat.

“Tampaknya pertemuan angin dari Utara dan Selatan yang dipengaruhi daerah tekanan rendah di Selatan Sumatera mampu menahan awan tebal bertahan lama di sekitar Jawa bagian Barat. Dampaknya hujan berkepanjangan yang secara kumulatif cukup untuk membanjiri Jakarta,” katanya.

Sedangkan faktor pasang air laut juga menjadi penguat, menurut dia, pada 17 Januari air laut pasang pada pagi hari yang puncaknya pada pukul 07.45 WIB dan baru surut sore hari.

“Dampaknya, air hujan yang melimpah pada malam dan pagi hari tidak bisa terbuang ke laut secara cepat. Air yang terhambat kemudian menggenangi wilayah-wilayah yang lebih luas. Hambatan juga diperparah oleh rusaknya lingkungan,” katanya.(Ant/Gs)

0

7 hal sepele yang menyebabkan kematian

 

1. Minum Air Putih Terlalu Banyak

Minum air putih yang cukup, sangat dianjurkan untuk memperlancar metabolisme tubuh. Tapi jika air yang dikonsumsi terlalu banyak dan diminum dengan cepat akan terjadi keracunan air yang bisa menyebabkan kematian.

Seperti yang dialami Jennifer Strange (28 tahun) yang ditemukan meninggal tahun 2007 di rumahnya California beberapa jam setelah menjadi kontestan minum air paling banyak tanpa ke kamar mandi.

Dari otopsi awal yang dilakukan, Strange diketahui meninggal akibat mengonsumsi air terlalu banyak dan cepat sehingga menyebabkan kondisi yang dikenal dengan keracunan air (water intoxication).

Pada dasarnya keracunan air terjadi bila seseorang mengonsumsi terlalu banyak air sehingga nutrisi lain di dalam tubuh menjadi terlarut dan mengakibatkan zat tersebut tidak bisa lagi melakukan tugasnya dengan baik.

Keracunan air juga mengakibatkan ketidakseimbangan elektrolit yang mempengaruhi konsentrasi ion natrium dan memicu terjadinya hiponatremia.

Elektrolit adalah garam ion sederhana yang digunakan oleh sel untuk memindahkan cairan serta pesan saraf yang masuk dan keluar dari sel di seluruh tubuh. Tanpa elektrolit, maka tubuh tidak dapat berfungsi.

Pada kasus keracunan air, kondisi hiponatremia yang ekstrim pada akhirnya dapat menyebabkan koma dan kematian. Jika bisa diketahui secara dini, maka pengobatan dengan memberikan cairan yang mengandung elektrolit IV bisa memberikan pemulihan lengkap. Tapi jika tidak ditangani, maka kondisi ini akan berakibat fatal.

Ketika seseorang meninggal akibat keracunan air, maka biasanya dimulai dengan ketidakseimbangan akut ion natrium yang mengakibatkan kerusakan sel besar.

Natrium memiliki peran mensirkulasi cairan di luar sel. Akibatnya sodium akan membantu mengatur tekanan darah dan menjaga sinyal agar memungkinkan otot bekerja dengan benar. Sel yang aktif dapat mempertahankan konsentrasi natrium yang tepat di dalam tubuh.

Sel akan menjaga kadar natrium agar tetap sehat dengan menggerakkan air serta elektrolit masuk dan keluar sel, baik untuk melarutkan atau meningkatkan kadar natrium dalam cairan tubuh.

Tapi saat seseorang minum dalam jumlah banyak dan cepat serta air yang dikonsumsi tidak mengandung tambahan elektrolit, maka sistem pemeliharaan sel tidak dapat menangani tingkat pengenceran natrium yang terjadi.

Hasilnya adalah sel-sel ini akan berusaha mati-matian untuk mencoba meningkatkan konsentrasi natrium dalam cairan tubuh. Beberapa sel akan membengkak tapi sel lainnya tidak, akibatnya sel-sel otak ini akan terhambat oleh tengkorak dan tekanan dari air yang masuk akan semakin besar. Hal inilah yang bisa mengakibatkan kerusakan fatal.

Jumlah asupan air yang dapat mengakibatkan keracunan tidak dapat diketahui dengan pasti dan bervariasi setiap individu. Gejala yang muncul saat terjadi keracunan air mirip sekali dengan keracunan alkohol yaitu mual, muntah dan adanya perubahan mental. Gejala lainnya adalah sakit kepala, otot melemah dan kejang-kejang.

Kasus keracunan air yang parah adalah mengalami koma dan kematian mendadak akibat pembengkakan otak. Kondisi ini cukup langka terjadi di masyarakat umum, tapi atlet lari jarak jauh memiliki risiko ini, sehingga seringkali dihindari dengan cara mengonsumsi minuman olahraga dan bukan air putih selama latihan atau perlombaan

2. Duduk Terlalu Lama

Duduk didepan komputer untuk jangka waktu yang lama bisa membunuh Anda, menurut sebuah studi baru yang dilaporkan dalam edisi 2003 Februari European Respiratory Journal.

Ia mengatakan ada resiko terjadinya pembekuan darah mengancam hidup dari duduk untuk waktu yang lama didepan komputer, mirip dengan masalah yang telah cedera atau tewas beberapa penumpang maskapai penerbangan panjang.

pusat Laporan ini berdasarkan kasus dari Selandia Baru di mana seorang pemuda yang menghabiskan sampai 18 jam sehari duduk di depan komputer hampir meninggal setelah mengembangkan bekuan darah besar yang terbentuk di pembuluh darah kakinya, berhenti dan melakukan perjalanan ke paru-parunya, suatu kondisi yang disebut pulmonary embolism.

Gangguan ini baru telah disebut “e-trombosis” oleh penulis untuk menggambarkan apa yang mungkin menjadi varian abad ke-21 trombosis terkait dengan imobilitas dari duduk berkepanjangan. Kondisi ini pertama kali dijelaskan pada orang yang duduk di kursi geladak di tempat penampungan serangan udara selama Blitz di London dan kemudian diidentifikasi dengan perjalanan udara yang berkepanjangan.

3. Menggunakan ponsel ataupun iPod selama badai

Tiga dokter mengatakan menggunakan perangkat tersebut dalam cuaca badai dapat meningkatkan risiko disambar petir.

Pengaruh listrik juga mungkin lebih parah sebagai komponen metalik ponsel dan pemutar musik portabel dapat bertindak sebagai konduktor, menyebabkan luka dalam berpotensi mematikan, para dokter menulis dalam sebuah surat kepada British Medical Journal.

Mereka menggambarkan bagaimana seorang gadis 15 tahun itu disambar petir saat menggunakan telepon genggam di sebuah taman besar London tahun lalu. Meskipun berhasil menghidupkan kembali, dia masih di kursi roda setahun kemudian dan ditemukan menderita masalah fisik, kognitif dan emosional kompleks. Gadis itu juga memiliki perforasi gendang telinga di telinga dia telah memegang telepon.

Ketika seseorang tersambar petir, perlawanan tinggi kulit manusia biasanya menghasilkan petir sedang dilakukan pada kulit daripada melalui tubuh – suatu proses yang dikenal sebagai flashover.

Tapi dokter mengatakan bahan konduktif di kontak langsung dengan kulit seperti benda-benda logam – seperti ponsel – mengganggu flashover dan mengakibatkan cedera internal dengan risiko kematian yang lebih besar.

Mereka mengatakan tiga kasus lain telah dilaporkan di surat kabar di Cina, Korea, dan Malaysia. “Semua peristiwa ini mengakibatkan kematian setelah orang tersambar petir saat menggunakan telepon seluler mereka di luar rumah selama badai,” tulis mereka.

Mereka menambahkan: “Ini fenomena langka adalah masalah kesehatan masyarakat, dan pendidikan diperlukan untuk menyoroti risiko penggunaan ponsel di luar ruangan saat terjadi badai untuk mencegah konsekuensi fatal masa depan dari luka sambaran petir berhubungan dengan ponsel.”

Para dokter mengatakan Australia Lightning Protection Standard merekomendasikan bahwa benda-benda logam, termasuk telepon cordless atau ponsel, sebaiknya tidak digunakan, atau dibawa, di luar ruangan selama badai. Mereka meminta perusahaan telekomunikasi Inggris untuk mengeluarkan saran serupa.

Konsultan ahli bedah Ram Dhillon, salah satu dokter yang menandatangani surat itu, mengatakan mereka tidak menemukan contoh orang-orang yang tewas ketika menggunakan ponsel dalam badai di Inggris.

Tapi dia mengatakan kepada BBC Radio 4 program Today: “Jika Anda dipukul dan ada komponen konduktif pada kulit Anda seperti ponsel atau beberapa objek lainnya, maka aktivitas listrik tidak menginternalisasi.

“Penyebab kematian paling umum biasanya adalah serangan jantung Tapi jika tidak ada gangguan parah terhadap komponen lain dalam tubuh seperti sistem saraf pusat dan pembuluh darah dan juga paru-paru..

4.mengetik sms dll.

Setelah pada nomer sebelumnya ada menggunakan ponsel saat badai, kini mengetik sms pun menjadi hal yg dapat membunuh manusia karena, Sebuah studi oleh Virginia Tech Transportation Institute (VTTI) melaporkan bahwa risiko pengemudi mengalami kecelakaan adalah 23 kali lebih besar ketika mereka sedang berSMS ria.
5. Jatuh dari Tempat Tidur.

Menurut Center for Disease Control, 1,8 juta orang masuk UGD gara-gara jatuh dari ranjang dan lebih dari 400 ribu harus menjalani rawat inap setiap tahunnya. Yang masih sangat muda (bayi)dan yang sudah sangat tua (kakek2) adalah yang paling berisiko, dan dengan stabilitas menurun karena faktor usia, orang-orang di atas usia 65 cenderung mengalami dampak terburuk ketika jatuh).

6. Menahan untuk Membuang air kecil

Saat kita merasa mau buang air kecil (kencing) kadang mesti di tahan dulu karena berbagai alasan mulai dari belum sempat hingga belum menemukan tempat buang air kecil. Kejadian ini berlangsung jika kita sedang terhimpit dalam suatu acara tertentu yang tidak dapat kita tinggalkan begitu saja. Kebiasaan seperti ini tanpa kita sadari tidak baik untuk kesehatan kita. Bahaya yang mengintai akibat kebiasaan menahan kencing tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:
Apabila kita tidak melakukan buang air kecil atau kencing ini, maka ada kemungkinan zat-zat tersebut akan merusak saluran kemih kita. Apalagi bila air kencing mengandung kuman. Semakin lama air seni ini di kandung kemih, semakin banyak kuman yang ada.

Melihat akibat yang ditimbulkan karena menahan kencing, ketika merasa kencing maka segeralah untuk melaksanakannya. Sehingga zat yang berbahaya tidak berkembang dalam tubuh kita.

7. Kedinginan

Penurunan suhu tubuh (kedinginan) dari suhu normal apabila tidak segera ditangani akan berakibat fatal atau gangguan medis yang terjadi dalam tubuh dimana terjadi penurunan temperatur tubuh secara tidak wajar disebabkan tubuh tidak mampu lagi memproduksi panas untuk mengimbangi dan menggantikan panas tubuh yang hilang dengan cepat karena pengaruh suhu rendah dari lingkungan sekitar. Situasi tersebut menjadikan temperatur tubuh turun dengan cepat dari 37° Celcius (temperatur normal) seecara keseluruhan turun hingga dibawah 35° C. Dan selanjutnya kematian bisa terjadi bila temperatur tubuh terus semakin turun drastis hingga dibawah 30° C.

Kalau terus di situasi tersebut tanpa intervensi atau perubahan situasi, suhu tubuh akan terus menurun lagi sampai akhirnya tidak bisa membantu diri sendiri. Semangat saja tidak cukup dan bisa berbahaya. Pengetahuan dan persiapan lebih penting untuk melakukan pekerjaan di tempat dengan suhu rendah.

Hipotermia digolongkan melalui pengukuran suhu inti:
Ringan: 33°-36° : merasa dingin, menggigil,
Sedang: 30°-33° : gangguan berjalan, gangguan bicara, perasaan bingung

0

Kekayaan budaya yang semakin terkikis

Egrang, atau disebut juga Engrang.
Menurut Baosastra Djawa karangan W.J.S Poerwadarminto terbitan tahun 1939, egrang-egrangan berarti dolanan atau permainan yang menggunakan batang kayu atau bambu yang diberi pijakan untuk berjalan.
Dengan menggunakan dua bilah bambu apus atau wulung yang lurus dan sudah tua sepanjang 2 meter yang dilubangi dengan jarak sekitar 30 – 50 cm (atau bisa lebih tinggi jika yang memainkannya punya nyali). Lubang tersebut dilesakkan potonganbamboo lain sepanjang 20 – 30 cm untuk dijadikan pijakan. Pemilihan bambu sebagai media kreasi bisa jadi karena material tersebut mudah dijumpai di lingkungan sekitar tempat mereka tinggal atau bahkan di tepian sungai.
Egrang sejatinya dimainkan oleh anak-anak hampir di seluruh penjuru Indonesia namun dengan julukan yang berbeda. Mulai dari Tengkak-Tengkak di Sumatera Barat, Ingkau di Bengkulu, Batungkau di Kalimantan Selatan hingga Tilako di Sulawesi Tengah. Kendati memiliki perbedaan nama, namun media permainannya tetap sama…

Kesenian Permainan ini sudah mulai tergilas oleh waktu, yang dimana mana anak kecil sekarang lebih lihai menggunakan mainan elektronik dengan mengesampingkan kebudayaan Bangsa sendiri…

Hati2 lho,, kebudayaan kita nanti “dicolong” lagi.
Kerna saya sudah melihat sendiri dengan mata kepala saya sendiri. Di negeri tetangga sudah ada anak2 remaja (remaja lho, bukan anak2) telah membuat egrang ini dan berlatih menggunakannya.

Jadi, Alangkah baiknya bagi kita, para (Bapak/Ibu/Abang/Kakak) tuk tetap mengenalkan dan melestarikan kebudayaan kita yg terkenal Unik dan Asyik kepada Adik2 Penerus..
Ok,, Deal ???

0

5 kota yang diprediksikan akan tenggelam

 

Musibah banjir yang melanda Jakarta, Kamis (17/1) adalah bencana besar kesekian setelah sebelumnya pernah terjadi pada 2002 dan 2007. Banjir menggenangi wilayah-wilayah penting di ibu kota Jakarta termasuk Istana Presiden.

Ilmuwan menganggap Jakarta sangat rentan oleh banjir. Itu karena 40 persen wilayah Jakarta berada di bawah permukaan laut. Selain itu, setiap tahunnya permukaan tanah di Jakarta turun antara 10-20 centimeter. Di dunia ini, Jakarta termasuk kota yang diprediksi bakal tenggelam. Berikut di antaranya:

1. Bangkok

Pada tahun 2100, Bangkok diprediksi akan menjadi Atlantis kedua. Ibukota Thailand tersebut tenggelam disebabkan beberapa faktor, antara lain perubahan iklim karena efek rumah kaca, naiknya permukaan air laut, erosi pantai, dan pergeseran tanah.

Prediksi tersebut dikemukakan oleh kepala Pusat Peringatan Bencana Nasional Thailand Smith Dharmasaroja. Oleh sejumlah pihak, prediksi Smith ditanggapi serius. Sebelumnya dia sudah meramalkan adanya Tsunami di sekitar Samudera Hindia pada tahun 2004.

Selain itu, letak kota yang berada 1,5 meter di bawah permukaan laut menyebabkan Bangkok selalu mengalami banjir setiap tahun.

2. Ho Chi Minh City

Salah satu kota di Asia Tenggara yang terancam tenggelam adalah Ho Chi Minh City. Setiap tahun, ketinggian banjir meninggi setinggi 2 sentimeter

Urbanisasi diyakini sebagai kontribusi besar dalam peningkatan temperatur cuaca, curah hujan dan bencana banjir dalam dua dekade terakhir.

3. Shanghai

Struktur tanah yang semula daerah rawa yang kemudian dipenuhi oleh bangunan pencakar langit, menyebabkan permukaan tanah Shanghai menurun setengah inchi setiap tahunnya.

Kebutuhan akan bangunan pencakar langit tersebut merupakan imbas dari melonjaknya populasi penduduk Shanghai. Pada tahun 2001, penduduk kota yang berada di muara Sungai Yangze ini berjumlah 20 juta orang.

4. Mumbai

Pada tahun 2008, Kelompok aktivis Greenpeace memperkirakan, pada tahun 2100, kota Mumbai akan tenggelam oleh air laut. Naiknya air laut hingga 5 meter disebabkan oleh mencairnya es kutub.

Dalam laporan yang berjudul ‘Iklim Migran di Asia Selatan’ Greenpeace mencairnya es kutub disebabkan oleh meningkatnya suhu bumi hingga 4-5 derajat karena pemanasan global.

5. Jakarta

Selain letak geografis yang berada di bawah permukaan air laut, kebutuhan akan air tanah yang tinggi ditengarai menjadi salah satu penyebab tenggelamnya daratan Jakarta. Populasi penduduk yang terus meningkat menjadi alasan utama kebutuhan akan air tanah. Dalam kurun waktu 20 tahun ke depan, diperkirakan jumlah penduduk di Ibukota meningkat hingga 40 juta jiwa.

Pakar hidrologi asal Belanda, JanJaap Brinkman menjelaskan, jika proses penyedotan air yang terus-menerus dilakukan tidak segera dihentikan, di akhir abad, Jakarta akan tenggelam.

“Jika ekstraksi (penyedotan) air tanah tidak segera dihentikan, di penghujung abad, Jakarta akan tenggelam dengan kedalaman lima hingga enam meter,”

0

Tips merawat rambut

 

“Duh, Rambutku Rontok”

Setiap hari, rambut pasti ada yang rontok. Itu memang normal. Tetapi, jika jumlah rambut yang rontok mencapai ratusan helai setiap hari, Anda harus waspada.

Ada banyak penyebab kerontokan rambut. Mulai factor keturunan, stress, penyakit, hingga ulah kita sendiri (misalnya punya kebiasaan menarik-narik rambut). Jika kerontokan rambut diakibatkan faktor keturunan, Anda bisa, kok, menghambatnya. Caranya dengan rajin memakai hair tonic . Sebaliknya, jika kerontokan disebabkan faktor lain selain faktor keturunan, cara pencegahannya adalah:

1. Pada saat keramas, gunakan kondisioner pada seluruh rambut. Gunakan sedikit saja, minimalkan kondisioner mengenai kulit kepala. Jika terlalu banyak, kondisioner akan mengakibatkan rambut gatal.
2. Selagi Anda memakai kondisioner, sisirlah rambut dengan sisir bergigi jarang. Fungsinya, agar rambut tidak kusut saat dibilas.
3. Pilih sampo herbal atau sampo yang ekstra ringan, agar kulit kepala lebih nyaman.
4. Jangan memakai air panas, pada saat keramas. Gunakan air dingin atau hangat kuku.
5. Keringkan tanpa hairdryer dan juga jangan pakai handuk. Rambut yang dikucek-kucek handuk, akan gampang tercabut dari akarnya, karena kulit kepala sangat lembap. Rambut cukup diangin-anginkan saja.
6. Pakaikan hair tonic atau serum untuk menyuburkan rambut. Hair tonic yang mengandung ginseng bagus untuk merangsang pertumbuhan rambut baru.
7. Hindari pemakaian jepitan atau karet. Biarkan rambut bergerai.
8. Sebisa mungkin hindari minuman yang mengandung kafein, karena tidak baik bagi pertumbuhan rambut.

0

Trend hijab style

 

 

Seperti yang kita ketahui di dunia fashion muslim sekarang mulai berkembang. Sekarang perempuan-perempuan yang berkerudung bisa berpenampilan modis. Menggunakan pakaian yang super ribet diikuti gaya jilbab terkesan rumit. Tapi salah satu icon Hijab style di Indonesia yang patut untuk di ikuti adalah Siti Juwariyah. Simple dan tidak terlalu glamour. Bisa dilihat di blog fashionnya di http://sitisstreet.blogspot.com/ atau tutorial hijabnya di youtube 🙂

0

Benarkah kucing Bernyawa 9 ?

 

Kucing selama ini identik dengan sebuah mitos bahwa kucing memiliki 9 nyawa. Entah sejarah dari mana, kucing sejak dulu menjadi hewan paling terkenal dengan julukan benyawa 9. Kucing Bernyawa 9, Benarkah? mari kita simak mengenai hal ini

Mungkin kita pernah lihat kucing yang jatuh dari tempat tinggi kemudian membalik tubuhnya dan bisa mendarat dengan mulus dan tidak mengalami cedera. Kenapa bisa?Apa kucing benar-benar mempunyai 9 nyawa?

Hal ini terjadi karena kucing (dan beberapa hewan lain) punya sistem keseimbangan dan koordinasi yang luar biasa. Sistem inilah yang membuat kucing, ketika jatuh, akan menyadari dalam posisi apa dia jatuh. Kalo dia jatuh dalam posisi terbalik, dia akan segera memutar tubuh sehingga kakinya berada di sebelah bawah, dan bersiap untuk mendarat. Mendaratnya juga ga asal regangin kaki. Kalo manusia jatuh dari tempat tinggi dengan kaki ke bawah, biasanya pasti patah kan. Kalo kucing pinter, mereka setelah memutar kaki ke bawah, segera meregangkan kakinya sehingga angin menahan jatuh tubuhnya. Dan saat bersentuhan dengan tanah, kakinya langsung ditekuk supaya mengecilkan efek jatuhnya

Rekor tertinggi pernah mencatat bahwa kucing pernah jatuh dari ketinggian lantai 46 tingkat (walaupun sambil jatuh dia sempat mantul2 ke kanopi2) dan tetap bisa bangun dan berjalan dengan agak terpincang. luar biasa kan. Kalo manusia dah mati tuh. Tapi penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi kucing jatuh, makin banyak tulangnya yang patah. Tapi cuma sampe batas lantai 5 tingkat doang. Lebih dari itu, jumlah tulang kucing yang patah menurun drastis, apalagi kalo semakin tinggi.

Nah rahasianya adalah, kucing (dan beberapa hewan lainnya) punya apa yang disebut dengan terminal velocity, yaitu kecepatan jatuh maksimum yaitu 60 mil perjam. Saat kucing jatuh, kan sesuai hukum fisika, kecepatan jatuh si kucing makin bertambah. Ternyata, saat kecepatan jatuh kucing mencapai terminal velocity, di saat itulah kucing merasa paling rileks dan nyaman. Maka dia mulai meregangkan kakinya seperti bajing loncat untuk mengurangi efek jatuhnya. Nah itulah sebabnya makin tinggi dia jatuh, makin ada dia kesempatan untuk merasa rileks. Itu juga sebabnya kalo dijatuhin dari tempat yang rendah, dia ga sempat ngerasa rileks. Makanya jatuhnya lebih berasa.